SOLUSI DAN INOVASI DARI PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP YG BERKAITAN DENGAN ILMU KETEKNIKAN
Saat ini indonesia
menempati urutan nomor 2 dalam daftar 20 negara yang paling banyak membuang
sampah plastik di laut. Menurut riset,setiap tahunnya Indonesia menyumbangkan 8
juta ton sampah ke laut. Kesadaran masyarakat Indonesia yg sangat rendah
menyebabkan volume sampah di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat. Belum
lagi volume sampah yang ada di sungai-sungai. Sungai citarum yang ada di jawa
barat salah satunya. Yang saat ini masuk ke dalam daftar 7 sungai paling
tercemar di dunia. Ditambah lagi dengan volume sampah yang semakin membeludak
di TPA. Kita ambil contoh di TPA
Bantargebang. Saat ini volume sampah di bantargebang terus meningkat bahkan
sampai 6.100 ton per harinya. Bisa kita bayangkan apa yang terjadi dalam 100
tahun kedepan,seluruh permukaan bumi akan dipenuhi oleh sampah. (OMG..!!)
Saat ini sampah
memang menjadi pekerjaan rumah yang harus dipikirkan penyelesaiannya secara
matang oleh pemerintah. Selama ini pemerintah terkesan lambat dalam menangani
persoalan sampah. Daripada kita menunggu sampai pemerintah yang entah sampai kapan
akan bertindak,lebih baik kita yang bertindak. Sekarang ini yg harus kita
pikirkan adalah bagaimana cara mengatasi sampah yg sudah terlanjur berserakan
di mana-mana. Saat ini banyak orang yang melakukan penelitian untuk menemukan
cara yang efektif untuk menanggulangi sampah di muka bumi ini. Berbagai macam
solusi sudah ditemukan oleh para peneliti. Namun berbagai solusi yang ditemukan
itu tidak juga mampu mengatasi persoalan sampah secara menyeluruh
. Kalau menurut
saya,satu2nya cara untuk memusnahkan sampah yaa dengan cara di bakar. Namun
yang jadi permasalahan adalah asap dari sisa pembakaran sampah mengandung gas
C02. Seperti yang sama-sama kita ketahui,Gas CO2
ini sangat berbahaya dan akan
menimbulkan efek rumah kaca. Dan Jika pembakaran yang terjadi adalah pembakaran
tidak sempurna maka akan menghasilkan gas CO yang berbahaya jika terhirup oleh
manusia. Asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah juga berbahaya, karena
masalah yang dihadapi tidak hanya pada sampah anorganik saja, tetapi juga
muncul dari sampah organik. Saat pembakaran berlangsung, terdapat banyak
partikel yang tidak terbakar yang akan berterbangan dan menghasilkan reaksi
kimia yang dapat menghasilkan senyawa hidrokarbon berbahaya yaitu senyawa
chlor.Selain itu gas yang dihasilkan dari pembakaran sampah juga dapat merusak
atmosfer bumi sehingga lapisan ozon semakin menipis. Belum lagi efek penyakit
yang bakal berdampak besar ke manusia. Lantas,Dengan efek negatif yang
sedemikian besarnya ,apakah kita akan tetap memilih membakar sampah sebagai
solusi dari permasalahan sampai ini…?????
Jawabannya,YA..
Mengapa demikian,,?? Karena saat ini sudah ditemukan suatu teknologi bernama
TEKNOLOGI PLASMA. Apa itu teknologi
plasma..?? Teknologi plasma adalah teknologi yang dapat menurunkan gas
polutan hasil pembakaran berupa cox, sox, dan nox melalui
proses ionisasi. Selain itu plasma juga dapat digunakan untuk membunuh virus
dan kuman yang ada di udara. Lalu apa hubungan teknologi ini dengan asap yang
ditimbulkan dari aktifitas pembakaran sampah..?? Jadi begini,, teknologi plasma
ini dapat dikemas dalam bentuk tempat pembakaran sampah,dengan tujuan agar kadar polutan yang ditimbulkan oleh
aktifitas pembakaran sampah dapat berkurang. Tempat pembakaran sampah dilengkapi dengan teknologi plasma ini berdimensi
panjang 3,00 m, lebar 2,00 m dan tinggi 3,00 m. Bagian atas dari tempat
pembakaran sampah ini dipasang suatu cerobong yang didalamnya terdapat sebuah
elektroda yang dihubungkan dengan pembangkit tegangan tinggi. Lucutan yang
timbul pada kedua elektroda ini yang akan mengionisasi asap hasil pembakaran
sampah tersebut. Pada salah satu sisi tempat pembakaran sampah ini dilengkapi
dengan sebuah pintu sebagai tempat masuknya sampah, selain itu terdapat lubang
– lubang kecil sebagai tempat sirkulasi udara . Agar asap hasil pembakaran
sampah tersebut keluar melalui cerobong asap maka dibagian dalam dipasang kipas
angin yang menghadap keatas untuk mengarahkan asap ke cerobong, dengan demikian
asap hasil pembakaran sampah yang telah terionisasi keluar melalui cerobong. Dan asap yang keluar
tersebut memiliki kadar polutan yang rendah. Bagaimana,,menarik bukan..??
Teknologi
ini bisa menjadi solusi yang tepat untuk penanggulangan sampah. Asap hasil
pembakaran sampah yang berbahaya dapat diatasi menggunakan teknologi plasma ini.
Coba kita bayangkan,bila teknologi ini benar-benar dikembangkan dan
dioperasikan di seluruh Negara di dunia. Dijamin,volume sampah akan berkurang
secara drastis.
Walaupun
di Indonesia pengembangan teknologi ini belum se-serius di Negara
lain,setidaknya kita bisa berharap banyak akan hadirnya teknologi ini. Sehingga
penanganan sampah di Indonesia benar-benar bisa ditanggulangi dengan baik. Tak
kalah dengan Negara-negara lain yang bahkan menjadikan sampah sebagai sumber
energi untuk negaranya.
Yakin
lah,Dengan perkembangan jaman yang semakin maju,akan semakin ditemukan
teknologi yang sangat canggih yang dapat
mengatasi persoalan sampah dan seluruh persoalan lingkungan yang ada di bumi
ini. Namun,pada akhirnya semua persoalan tersebut akan berujung pada kesadaran manusia itu
sendiri. Keberlangsungan hidup manusia dapat terus berjalan apabila manusia itu
mempunyai kesadaran yang tinggi akan lingkungan disekitar nya. Seberapa canggih
alat yang ditemukan suatu saat nanti tetap lah tiada gunanya bila kesadaran
tentang lingkungan belum terbentuk dengan kuat pada diri kita. Kita yang
bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup diri kita dan makhluk disekitar
kita. Cukup lakukan hal sederhana namun berarti. Se-sederhana kamu mencintai
dirimu dan lingkungan disekitarmu. Bangkitlah generasi muda cinta lingkungan..!!
SALAM TEKNIK..!
Komentar
Posting Komentar